Bingung Cara Mengajari Anak Membaca dan Menulis? Yuk Coba Cara - Cara Ini
Setelah survey sekolah buat kakak, memang langsung jatuh hati pada SD
Muslim Cendekia. Tapi kami masih belum bisa bernafas lega karena ada beberapa
tahapan yang harus dilalui ketika mendaftar di sekolah ini. Ya, tes membaca dan
menulis. Sempat galau dan takut kalau kakak nggak diterima. Walaupun tes
membaca dan menulis untuk anak TK yang sederhana, tapi hati ini masih deg -
degan. Alhamdulillah masih ada waktu untuk belajar membaca dan menulis.
Bagaimana?
Dari awal, saya ingin membiasakan anak -
anak saya gemar membaca sejak kecil. Makanya, kalau jalan - jalan lebih suka
ngajak ke toko buku dibanding toko mainan. Tapi ya kadang beli mainan.
Namanya juga anak kecil, kalau lihat boneka barbie, squishy sama slime langsung
merengek. Padahal emaknya udah nahan - nahan, kak beli buku aja kak.
Sebelum mengenalkan cara membaca, saya
selalu membelikan buku untuk anak - anak saya. mulai dari buku cerita
bergambar, ada yang namanya buku bantal, buku ensiklopedia dan masih banyak
lagi. Harapannya dengan mengenal berbagai macam buku, mereka semakin dekat dengan
buku dan suka membaca. Walaupun cuman bolak balik lihat gambarnya emaknya udah
seneng he he he
Dari awal, saya ingin membiasakan anak -
anak saya gemar membaca sejak kecil. Makanya, kalau jalan - jalan lebih suka
ngajak ke toko buku dibanding toko mainan. Tapi ya kadang beli mainan.
Namanya juga anak kecil, kalau lihat boneka barbie, squishy sama slime langsung
merengek. Padahal emaknya udah nahan - nahan, kak beli buku aja kak.
Sebelum mengenalkan cara membaca, saya
selalu membelikan buku untuk anak - anak saya. mulai dari buku cerita
bergambar, ada yang namanya buku bantal, buku ensiklopedia dan masih banyak
lagi. Harapannya dengan mengenal berbagai macam buku, mereka semakin dekat dengan
buku dan suka membaca. Walaupun cuman bolak balik lihat gambarnya emaknya udah
seneng he he he
![]() |
| Beberapa buku favorit kakak nih, moms |
Memang kadang kesel juga kalau ngajarin
anak. Butuh kesabaran ekstra lho, moms. Kita juga gak bisa maksain anak untuk
belajar terus – terusan. Oke, hari ini kamu harus baca ini, nulis ini belajar
ini, bla bla bla... that’s big big no. Belajar dengan anak bisa kapanpun dan
dimanapun. Karena otak mereka masih jernih dan gampang banget buat kemasukan
apa – apa. Nah, kalau belajar membaca kita bisa mengenalkan mereka pada bunyi
bahasa atau fonem sehingga mereka bisa peka dengan bunyi huruf dan nantinya
disesuaiin sama tulisan yang mereka baca. Ajak mereka berbicara dan bercerita
sehingga mereka bisa mengenal banyak kosa kata yang bisa jadi itu kosa kata
baru baginya. Anak
akan lebih mudah membaca suatu kata, jika kata tersebut sudah familiar baginya.
Jadi, bantu mereka menambah kosakata .
Nah moms, ketika mengajari anak membaca, pasti ada kesulitan. Apalagi kalau bukan si anak nggak lancar baca. Hmmm.... gemes juga ya. Sabar moms, jika anak belum lancar membaca, biarkan dia mempelajarinya dengan perlahan. Dampingi dan beri pujian saat anak berhasil membaca satu kalimat. Anda juga bisa membantu dengan menirukan kalimat yang Anda ucapkan. Dengan begitu, akan lebih memudahkan proses berpikir anak ketika memahami sebuah kata.
Setelah anak belajar membaca, tahan dulu agar dia tidak terburu-buru menutup buku. Minta dia untuk menceritakan kembali isi cerita yang telah dibacanya, minimal inti dari cerita. Anda bisa memintanya menyebutkan nama tokoh, nama tempat dan kejadian yang paling seru dalam cerita. Beri beberapa pertanyaan yang sesuai dengan teks yang dibaca. Melalui cara ini, logika anak dapat terangsang dengan baik. Dan cara ini bener – bener efektif dan ampuh dalam proses perkembangan kognitif anak.
Itulah sedikit tips untuk mengajari anak membaca. Alhamdulillah sekarang kakak sudah lancar membaca dan bisa menulis dengan rapi. Padahal dulu susah banget kalau diajak nulis. Bawaannya mager melulu. Semoga bermanfaat ya moms. Sampai jumpa di catatan selanjutnya.


Komentar
Posting Komentar