Pilihan Kami Akhirnya di SD Muslim Cendekia
Menjelang akhir tahun pelajaran seperti ini,
para orang tua biasanya sudah sibuk memilah dan memilih sekolah mana yang tepat
untuk anaknya. Nah disini saya ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana saya
dan suami akhirnya memutuskan untuk menyekolahkan anak kami di sekolah full
day. Pada awalnya saya dan suami berencana untuk menyekolahkan anak kami di
Sekolah Negeri. Karena memang dari SD sampai dengan PT kami mengenyam
pendidikan di lembaga negeri. Kami percaya Sekolah Negeri adalah tempat pendidikan
yang tepat. Kami merasa sekolah negeri lebih aman dari paham-paham Islam yang
sekarang mulai banyak terselubung di berbagai lembaga pendidikan. Meski juga
saya khwatir tentang pergaulan anak kalau di sekolah negeri. Kami mulai survei
lokasi dan bertanya kepada teman-teman
tentang beberapa SDN di kota Batu. Tapi, setelah informasi terkumpul ternyata
kami masih belum menemukan SDN yang cocok untuk kami. Sempat khawatir dan ingin
mencoba melihat-lihat SDN di Malang, tapi rasanya terlalu jauh untuk anak kami.
Suatu
hari saya membaca sebuah baliho di depan masjid An-Nur tentang ucapan selamat
atas peresmian sebuah sekolah SD. SD Muslim Cendekia namanya. Hari Minggunya
kami iseng-iseng jalan ke Imam Bonjol melewati sekolah tersebut. Terlihat
bangunan besar berwarna putih. Karena penasaran akhirnya keesokan harinya saya
survei masuk ke sekolah itu. Niat saya hanya bertanyasaja tentang program
sekolah baru itu. Dan ternyata sambutannya hangat, selain dijelaskan banyak hal
tentang sekolah, saya diajak jalan-jalan mengelilingi sekolah. Bahkan masuk ke
setiap ruangan yang ada. Jauh dari bayangan saya tentang sekolah baru yang nampak
sepi dari luar. Namun ternyatahampir setiap ruangannya sudah terisi. Fasilitas lumayan
memadai untuk sekolah baru.
Dari
beberapa program yang ditawarkan saya langsung cocok dengan program tangkas Matematika.
Dari penjelasan yang saya dapat, nantinya siswa setiap hari diberikan semacam program
khusus belajar Matematika. Uniknya ketika pelajaran Matematika nanti siswa akan
dikelompokkan sesuai dengan kemampuan Matematikanya. Jadi, bukan siswa yang
mengikuti tuntutan kurikulum, tetapi mereka dikembangkan sesuai kemampunnya.
Menurut saya, dengan program seperti itu, anak akan lebih matang menguasai
dasar-dasar ilmu Matematika. Jadi ketika mereka SMP Matematikanya sudah siap
untuk dikembangkan. Program berikutnya yang membuat saya tertarik adalah
pengajaran bahasa asing, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab kalau tidak salah.
Menurut saya ini menarik, karena jarang ada SD yang mengajarkan bahasa asing
komunikatif.
Sejujurnya
saya dan suami sempat khawatir dengan sistem sekolah full day, jauh dari
harapan awal untuk memasukkan anak ke SDN. Saya membayangkan anak sayaakan
terlalu lelah belajar seharian, apalagi dia termasuk anak yang cepat bosan.Tapi
kekhawatiran itu berkurang, setelah dijelaskan cara guru mengajar. Sekolah
memberikan metode pembelajaran yang menyenangkan. Ada LCD di setiap kelas dan
ada karpet untuk duduk lesehan.
Kekhawatiran
saya tentang akidah juga mulai berkurang, karena siswa nantinya akan dibimbing
dan dididik Agama Islam dan diajarkan do’a-do’a umum yang biasa digunakan.
Selain itu, diajarkan juga membaca Al-Qur’an dengan metode bil-qolam.
Metode yang masih asing, tapi katanya metode itu dikembangkan oleh PIQ
Singosari. Sebenarnya masih banyak program lain yang disampaikan, tapi bagi
saya 3 pogram ini membuat kami mantap untuk memilih sekolah ini. Saya langsung
membeli formulir, kami lengkapi dan sudah saya kembalikan sebelum batas akhir.
Dan hari Sabtu kemarin anak saya tes, saya dan suami diwawancara langsung oleh
kepala sekolah. Wawancara dengan kepala sekolah memakan waktu 30 menit. FYI,
kepala sekolahnya masih muda tapi sudah lulus S2 dan sedang menyelesaikan S3-nya.
Wuih!
Jadi sekarang kami deg-degan menunggu hasil.
Aamiin.

Cukup bagus ya utk sekolah yg baru berdiri. Ini cukup dekat dng rumah saya. In sya Allah kapan2 mau berkunjung kesana melihat2 mungkin bs jd referensi buat anak sy masuk SD kelak
BalasHapusCukup bagus ya utk sekolah yg baru berdiri. Ini cukup dekat dng rumah saya. In sya Allah kapan2 mau berkunjung kesana melihat2 mungkin bs jd referensi buat anak sy masuk SD kelak
BalasHapusTESNYA SEPUTARAN APA AJA Y BUNDA???
BalasHapus